Jiwa kembali
terusik
Bersama
angan-angan indah
Yang pernah
kugambarkan untuk bersamamu
Namun. . .
Kini harapan
itu semuanya telah terhempas
Dihempaskan
oleh rasa kecewa yang tak pernah berujung padamu.
Terhapus. Yang
tersisa hanyalah puing-puing kenangan
Aku sendiri.
Mengenang
segala kenangan dulu
Merajut rasa
cinta yang masih membuncah dihati
Hingga perasaan
itu kian semakin mengakar
Rindu semakin
menjadi-jadi
Rongga dada
menyempit
Ada sesak perlahan
menyapa
Sekarang,
tinggallah sebuah history
Yang bercerita
tentang seorang perempuan yang masih setia dalam menunggu
Masih setia menanti,
menanti dan menanti
Walaupun, ia merasa terasingkan olehmu
Meskipun, ia
tak tahu apakah engkau akan datang membawa sebuah cahaya untuknya
Ataukah engkau
akan berpaling ke lain hati.
Aku dan kau kini masih menjadi sebuah misteri.
Dengeng-Dengeng,
1 Februari 2016

0 komentar:
Posting Komentar