R I N D U





Aku duduk termenung disudut kamar
Merajut sebuah kata yang masih saja bersemayang dalam jiwa

Kata - kata indahmu selalu kau perdengarkan
Yang mampu membalut rasaku
Tentang rindu yang tak pernah beranjak
Dan kerasnya kehidupan yang tak pernah bersahabat
Yaa. . .aku sudah tahu betul tentang dirimu

Aku  hanya bisa diam tersenyum
Kala ku dengar, kau bertanya tentang rindu
Aku ini seorang wanita.
Jadi, tak mungkin pernah ada ungkapan rindu untukmu

Tapi tahukah kau?
Dalam hening diamku aku terjaga
Terjaga dalam imajinasi rindu yang hampir meluap
Karena sulaman rindu yang terajut setiap hari

Tapi. . .
aku berharap, engkau dapat mengerti dengan sikapku ini
karena diamku menyimpan sejuta rasa dan rindu yang mendalam
Dan ketika malam tiba
Kau mulai berkisah dalam mimpiku
Aku sendiri tak dapat berdefinisi
Tentang teka teki yang seperti ini
Karena yang ku tahu, engkau hanyalah sebagian dari mimpiku
Yang ku impikan menjadi imam dalam keluargaku kelak
Dan kan ku sentuh kau dengan cinta tulusku.

 *Aisyah Afnan Zakia (Aaz)
 Makassar, 24 Mei 2015

0 komentar:

Posting Komentar


up