La Tahzan


Malam ini,
ku temui dirimu lemah
Ku temui dirimu rapuh
Diam termenung
Entah apa yg sedang engkau pikirkan
Entah apa yg sedang engkau khawatirkan.

Ku pandangi matamu,
Sayup nan basah.
Engkau menangis lagi?
Namun tak ada jawaban yg kudapati.
Matamu berkaca-kaca
Ya, sudah ku duga.
Pasti engkau sedang lagi ada masalah.
Tapi mengapa engkau menangis?
Seberat itukah masalahmu
Ayolah bercerita!
Jangan selalu memendam karena engkau akan merasakan sakit.

Oh jiwa, selemah itukah engkau?
Masih mampukah engkau menumpahkan air matamu
Masih maukah engkau menangis dan merintih setiap malam.
Ini sudah yang ke sekian kalinya.

Jiwa. . .
Cobalah lebih tegar sedikit.
Cobalah belajar untuk sabar
Bersabar untuk apapun dan kondisi apapun
Cobalah belajar tersenyum walau rapuh.
Engkau bisakan?


La tahzan. Innallaaha ma'ana.

Makassar, 13 Desember 2015

0 komentar:

Posting Komentar


up